Kota Layak dan Ramah Lansia, Merdeka

Friday, August 22, 2025 05:00 PM | Kolom Shofwan Karim
Kota Layak dan Ramah Lansia, Merdeka
Ilustrasi Foto ucapan Dirgahayu RI dari Perh WA (Dok-Canva)
Zuhud, Wara", Qana

RPJMD Kota Padang

Meski belum serius seperti Yogyakarta, tetap ada kabar gembira. Kota Padang memang belum mempunyai Perda dan atau Perwako, namun sudah ada dokumen pendahulunya atau sebut saja sebagai itikad yang baik.

Dokumen RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kota Padang telah memuat beberapa program dan kegiatan yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk lansia.

Di situ dikatakan menjalankan program yang memberikan manfaat kepada Lansia melalui dinas terkait seperti dinas sosial, Kesehatan dan PU.

Di antaranya peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi lansia, termasuk layanan posbindu lansia di setiap kelurahan.

Program pelatihan keterampilan dan bantuan modal usaha bagi lansia yang masih produktif. Pembangunan dan perbaikan fasilitas umum yang aksesibel bagi lansia, seperti trotoar, halte, dan taman.

Menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial dan budaya yang melibatkan lansia untuk meningkatkan silaturrahim dan kualitas hidup mereka.

Tentu saja selain upaya optimal pemerintah dengan dukungan (tentu akan ada) Perda dan Perwako, apalagi dukungan anggaran yang tentu sangat terbatas, tak berarti Lansia sehat, mandiri, aktif dan produktif terbiarkan. Upaya peningkatan pastilah terus digesa.

Lebih dari segalanya, penting diingat bahwa dirinya sendiri dan keluarganya memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang nyaman bagi lansia. Keluarga yang beragama (Islam) selalu ingat bahwa ada narasi literasi- nash mendasar dalam firman-Nya.

Menghormati dan menyayangi orang tua yang beriringan dengan penegakan dan memperkokoh akidah-tauhid. Itu bukan hanya keniscayaan tetapi bahkan kewajiban. Kadang kala usia lanjut mempunyai siklus perilaku. Usia di penemuan menurut ajal-Nya. Menghormati orang tua dan sekali-kali tidak berkata kasar. Semua tercantum dalam al-Quran. Lukman, (31)-14; Yasin (31)-60; Fathir (35-11 ; al-Ankabut (29)-8; al-Isra (3)- 23.

Dengan itu semua, pekik Merdeka 80 kali, harus tetap bermakna optimal bagi Lansia. Wa Allahu a'lam bi al-shawab.

Pages:
1 2
Bahagia yang Tak Selalu Terlihat

Journalist: Shofwan Karim
Editor: Shofwan Karim
Source: Harian Singgalang

Share:
link ke situs https://shofwankarim.wordpress.com
Yayasan Pusat Kebudayaan Minangkabau
Selincam Pengalaman Kepemudaan dan Kepemimpinan di Kanada dan Amerika
link ke situs https://www.shofwankarim.com
Link ke situs https://www.shofwankarim.id/
https://langgam.id/tag/shofwan-karim/
shofwankarim.livejournal.com
kumparancomshofwankarim