Kilas Balik Islam Berkemajuan, Poros Minang-Jawa
Maka terjadilah reaktualisasi dalam aplikasi berkemajuan. Purifikasi mereka tetap dilakukan namun menghindari ketidaknyamanan pihak lain. Inilah titik awal dan ujung, QS, al-Anbiya' 107: "Kami tidak mengutus engkau wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam."
Maka tesa dan anti tesa pada awal tulisan ini, seolah sudah menemukan sintesanya, Islam berkemajuan menjadi paradigma dan praktek kaum muda, kaum tua, tradisional, modern, pasca-modernisme, bahkan di kalangan milineal. Alla a'lam bi al-shawab.
( Shofwan Karim, Dosen-Lektor Kepala, Pascasarjana UM Sumbar)
Pernah tayang di :
https://padek.jawapos.com/opini/2363760726/islam-berkemajuan-menyegarulang-poros-minang-dan-jawa
Journalist: Anton Hilman
Editor: Shofwan Karim
Source: Padang Ekspres
Related news
Jebakan Iran dan Logika Sejarah
Kolom Shofwan Karim - June 16, 2026
Ekotheologi Berbasis Nilai Islam
Kolom Shofwan Karim - June 8, 2026
Telaga Kreatif: Generasi Muda Muslim
Kolom Shofwan Karim - June 7, 2026
Bahagia, Menahan Luka di dalam Diam
Kolom Shofwan Karim - April 13, 2026


























