Muhammad Jahar Bulek, Dr Anumerta (Informal): Obituari Mahasiswa S.3
Mengawali pendikan di SD Negeri Bunon 1977, SMP Swasta Woyla 1983, Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) Negeri Meulaboh 1986 berpindah-pindah di provinsi Nangroe Aceh Darussalam ini.
Masih disinyalir Saifullah, Bulek pernah kuliah pada Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Teuku Dirundeng (Sekarang Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teuku Dirundeng Meulaboh) 1986.
Lalu ke Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PTSM (Sekarang Universitas Serambi Mekkah) Banda Aceh, 1987 dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat 1996. Namun, masih menurut Saifullah kuliah di tiga Sekolah Tinggi itu, Bulek tidak tamat.
Belum ditemukan data, tentang kluarganya dan apa yang membawa Bulek merantau keluar Aceh. Maka pada tahun 2003, Bulek kuliah di Sekolah Tinggi Agama Islam Umare Bin Kahatab (STAI-UBK) di Ujung Gading Pasaman Barat, konsentrasi Ahwal al-Syakhshiyah (AS), lulus tahun 2008. Tahun 2016 menyelesaikan S.2 pada PPs IAIN-kini UIN Batusangkar Jurusan Hukum Eknomi Syariah (HES).
Saifullah masih mengutip dari sumber yang sama, pekerjaan sehari-hari Bulek, di samping sebagai petani juga berprofesi sebagai pendidik, pernah menjadi guru MTs Air Balam (sekarang Mts Negeri 6 Pasaman Barat) 1994-2000, menjadi guru SMP Negeri Air Bangis 1998, MTs Sikabau 1999, MTs YPP HMN Limau Saring tahun 2000s sekarang, SMP Negeri 2 Sei Beremas 2008-2014.
Ujungnya, Bulek alalah Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Umar bin Khattab Ujung Gading, Pasaman Barat dari 2010- sampai beliau ke titik memenuhi janji Allah pada ujung Oktober 2025 lalu.
Geneologi Intelektual Bulek
Dari penelusuran penulis apa yang menjadi testimoni Saifullah, bahwa Muhammad Jahar Bulek secara informal dapat disematkan Dr Anumerta, sepertinya tidak mengada-ada. Meski lika-liku hidup Bulek tidak simetris, menghadapi berbagai persoalan, namun tetap melanjutkan kuliah ke jenjang tertinggi.
Sedikit mngulik STAI Umar Bin Khattab, diselenggarakan pertama kalinya pada tahun akademik 2002/2003 berdasarkan keputusan rapat pengurus Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Umar Bin Khattab bersama ninik mamak, alim ulama cerdik pandai Ujung Gading pada tanggal 2 September 2001.
Mendapatkan izin operasional Kopertais Wil. VI No. 80/ Kop.VI/ 10/2001 Tanggal 12 Oktober 2001. Kemudian mendapat status terdaftar untuk Program Studi Ahwal Al-Syakhshiyah berdasarkan SK Direktur Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Nomor : DJ II/ 151/ 2002. Tanggal 21 Juni 2002 berlaku sampai dengan 21 Juni 2007 M.
Kampus STAI UBK beberapa saat menghadapi kendala. Singkatnya maka STAI ini bergabung dengan UMSB-UM Sumbar. Formal akademik oleh UM akan tetapi kuliah tetap berlangsung di Ujung Gading.
Journalist: Shofwan Karim
Editor: Shofwan Karim


























