Dari Moratorium Menjadi Kenyataan: Transformasi IAIN IB Menjadi UIN Imam Bonjol

Sunday, December 7, 2025 12:46 PM | Kolom Shofwan Karim
Dari Moratorium Menjadi Kenyataan: Transformasi IAIN IB Menjadi UIN Imam Bonjol
Bersama KH Drs. H. Hasyim Muzadi, Penasihat Presiden, Agustus 2016 (Dok)
Zuhud, Wara", Qana

Bertemu dengan (1) Menteri Agama. Lukman Hakim Saifuddin, (2) Dengan Menteri PAN-RB Asman Abnur, (3) Anggota DPR-MPR RI H. Muhamamd Asli Khaidir, (4) Anggota DPR-MPR RI Hamka Haq, (5) Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmat 2000-2010 dan juga sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden sejak 19 Januari 2015. Selanjutnya bicara dengan telepon kepada Prof. Haedar Nasir dan Prof. A. Syaffi Maarif Ketua Umum dan Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah di Yogyakarta, (6) Teten Masduki Kepala Staf Kepresidenan Indonesia sejak 2 September 2015 hingga 17 Januari 2018. Kami juga beberapa kali ke Kantor DPP Parpol yang relevan di Jakarta.

Pada waktu itu tim kecil ini adalah Prof. Eka Putra Warman (Rektor), Prof. Maidir Harun (Mantan Rektor), Prof Safullah dan Dr. Shofwan Karim (dosen IAIN IB Padang) . Tim ini Ketika menghadap Menteri PAN RB didampingi Anggota DPR-MPR RI H Muhmmad Asli Khaidr. Ada anak muda sebagai pendamping, Adam Putra sebagai pendamping dan driver.

Kini sudah makbul dan sukses. UIN Imam Bonjol memiliki beberapa Fakultas utama seperti Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, serta Fakultas Adab dan Humaniora.

Masing-masing Fakultas menawarkan beragam program studi (jurusan) seperti Pendidikan Agama Islam, Bahasa Arab, Bahasa Arab, Ilmu Komunikasi, Ekonomi Syariah, Psikologi, dan Ilmu Perpustakaan. Ada program Pascasarjana.

Lebih dari itu, baru pertama kali IAIN sejak berdiri 1966 dan yang kini UIN sejak 8 tahun lalu dipimpin seorang Guru Besar Wanita, Rektor Prof Dr Hj. Martin Kustati, M.Pd. Tokoh ini masuk priode kedua sekarang (2021-2025; 2025-2029) memimpin perguruan tinggi yang cukup tua di Indonesia dibandingkan sebagian IAIN-UIN Indonesia lainnya.

Kampus UIN yang berornamen Pahlawan Tuanku Imam Bonjol berjuang meracak Kuda dan tangannya memegang Quran itu, kini mempunyai tiga Kampus. Kampus Sudirman, Lubuk Lintah dan Suaiba (Sungai Bangek).

Insya Allah bersama tiga UIN di Sumbar, Bukittinggi dan Batu Sangkar, IAIN IB Padang terus melajul merebut kegungguloan terus menerus dalam penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, riset dan pengabdian masyarakat untuk kejayaan umat dan bangsa.