Selamat Datang Tamu Agung: Ramadan Mulia dan Dinantikan

Thursday, March 6, 2025 06:11 AM | Taushiyah Buya
Selamat Datang Tamu Agung: Ramadan Mulia dan Dinantikan
Abdul Gaffar Ruskhan banyak enulis buku tentang Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia ( https://onesearch.id/Author/Home?author=Abdul+Gaffar+Ruskhan)
Zuhud, Wara", Qana

Takwa yang akan diraih orang beriman selama Ramadan menjadi derajat penentu mulia atau tidaknya seseorang di sisi Allah Swt. Bukankah Allah telah berfirman,

-

"Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Mahateliti." (QS Al-ujurt [49]:13)

Puasa Pengewantahan Iman

Puasa Ramadan merupakan salah satu pengejawantahan iman sebagai salah satu rukun Islam. Karena puasa diwajibkan kepada orang beriman, hal itu berarti bahwa puasa menjadi amal wajib mukmin yang akan meningkatkan kadar imannya menjadi takwa.

Ketakwaan merupakan tujuan diwajibkan berpuasa. Mukmin selama Ramadan ditempa dirinya, baik jasmani maupun rohani, dengan menahan makan, minum, dan segala yang membatalkan puasa pada siang hari. Latihan itu menjadi sarana penempaan diri dari pengaruh materi dan nonmateri. Pengaruh materi berbentuk godaan makan dan minum pada siang hari.

Bukankah pada siang hari ada kebiasaan mukmin mengisi perut dengan berbagai makanan. Tidak ada waktu seseorang untuk tidak makan atau mengemil sehingga badannya terbiasa dengan makanan dan minuman. Kebiasaan itu ditinggalkan selama bulan puasa sehingga fisiknya dilatih untuk mendapatkan keseimbangan cara kerjanya.

Rohani pun dilatih agar keseimbangan batin terwujud. Batin manusia di luar puasa sering tidak terkendali sehingga cenderung berbuat sesuatu yang di luar nalar manusia. Emosi sering lepas tanpa rem, bahkan meledak-ledak. Malah, emosi memuncak hingga berbuat melampaui batas. Namun, selama puasa mukmin akan diturunkan tensinya dan bersikap di bawah kendali hati yang tulus dan terarah.

Melalui puasa, orang beriman akan menjalani terapi fisik dan mental. Terapi fisik dilakukan dengan menunda makan sampai terbenam matahari sehingga kelelahan lambung mencerna makanan dapat dikurangi. Pengurangan itu dilakukan dengan istirahat selama kurang lebih 13.30 jam dalam sehari. Tenggat waktu dirasakan cukup sehingga kelelahan akan berganti dengan kesegaran.

Kelelahan mental terjadi karena denyut jantung yang bergerak cepat dalam sehari-hari dan daya tahan emosi yang tidak stabil. Ketidakstabilan itu terjadi karena beban mental yang terpaksa dipenuhi oleh berbagai keinginan yang mengebu-gebu. Pemenuhan keinginan itu bisa saja tidak mampu direspons oleh hati yang galau dan pikiran yang suntuk. Akibatnya, hati dipenuhi oleh kebuntuan yang menumpuk sehingga terjadi ketidakmampuan menata hati.

Ramadan, sebagaimana disebutkan di dalam hadis, bulan dibukanya pintu surga. Hal itu berarti bahwa Allah Swt. memberi kesempatan kepada umat Islam untuk mendulang pahala dengan berbagai ibadah pada siang, apalagi malam hari pada bulan Ramadan. Kalau Allah membukakan pintu-pintu surga, berarti Allah memberikan kesempatan kepada mukmin untuk melakukan amaliah surgawi. Jika Allah mengunci pintu-pintu neraka, berarti Allah mengampuni dosa-dosa kita dan tidak akan tersentuh kulit kita dari api neraka.

Jika setan dibelenggu, hal itu berarti bahwa peluang untuk mengikut ajakan setan untuk bermaksiat tertutup. Jika Allah Swt. menyediakan satu malam yang nilai ibadah kita lebih dari 1.000 bulan, berarti Allah mendorong kita untuk meraih ibadah yang maksimal. Siapa yang tidak gembira dengan kehebatan nilai puasa dan ibadah pada bulan Ramadan?

Pages:
Bahagia yang Tak Selalu Terlihat

Journalist: Shofwan Karim
Editor: Shofwan Karim
Source: https://www.agaffarruskhan.web.id/serial-ke-1a-ramadan-karim-1-selamat-datang-tamu-agung-ramadan-mulia-dan-dinantikan-1730/

Share:
link ke situs https://shofwankarim.wordpress.com
Yayasan Pusat Kebudayaan Minangkabau
Selincam Pengalaman Kepemudaan dan Kepemimpinan di Kanada dan Amerika
link ke situs https://www.shofwankarim.com
Link ke situs https://www.shofwankarim.id/
https://langgam.id/tag/shofwan-karim/
shofwankarim.livejournal.com
kumparancomshofwankarim