Politik Besar Hidung dan Patah Arang: Tawaran Rasional
Kelima, seyogyanya perbedaan posisi danstatus pada berbagaiParpol tidak mengurangi silaturrahim dan keakraban sebagai warga Muhammadiyah dan sesama warga masyarakat dan ummat.
Keenam, perkokoh akidah dan tertibkan ibadah serta perluas wawasan intelektual, wawasan silaturrahim,komunikasi serta pergaulan sosial, sehingga bila tak aktif lagi di Partai, kehidupan sebagai warga Muhammadiyah yang Islami tetap setia dan menjangkau keberlanjutan kepada persyaikatan, umat dan bangsa sambil tetap berharap dan insya Allah berkah dari Allah swt.
Dengan demikian akan terhindar dari panorama sosok pemimpin yang tidak terjun bebas ke prilakupasca power syndromic, penyintas elitealias tidak merasa "jatuah tapai".
- Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA, MA Dosen PPs UM Sumbar, Ketua PWM Sumbar 2015-2022; 2000-2005, Ketua Umum YPKM
#Pilpres2024#Politik#Pemikiran#Muhammadiyah
Journalist: Shofwan Karim
Editor: Anton Hilman
Source: https://www.kompasiana.com/shofwankarim/65ff74bfde948f6cbc6a8212/politisi-besar-hidung-dan-patah-arang
Related news
Delapan Puluh Tahun dan Sebuah Cermin
Opini - August 13, 2025
Rekomendasi Paslon, Duduk dan Terduduk
Opini - March 30, 2025


























